Salah satu kritik paling keras datang dari mantan gelandang tim nasional Belanda sekaligus legenda Ajax, Rafael van der Vaart. Mantan pemain yang juga pernah memperkuat Real Madrid dan Tottenham Hotspur itu mengaku tidak setuju dengan sikap Paes yang menyampaikan kritik secara terbuka kepada rekan setimnya.

Van der Vaart menilai bahwa seorang pemain baru seharusnya lebih berhati-hati dalam memberikan komentar kepada media, apalagi jika kritik tersebut diarahkan kepada seluruh tim.

Dalam pernyataannya yang disiarkan oleh media Belanda, ia bahkan melontarkan komentar tajam yang menyindir posisi Paes sebagai pemain yang belum lama bergabung dengan Ajax.

Menurut Van der Vaart, jika ia berada dalam posisi manajemen klub, ia tidak akan ragu mengambil langkah tegas terhadap pemain yang memberikan kritik terbuka terhadap rekan setimnya.

“Teman-teman, tolonglah… Maarten Paes. Ya ampun, seorang kiper yang mengatakan hal seperti itu. Saya akan langsung mengirimnya kembali ke Amerika,” ujar Van der Vaart dengan nada kesal.

Komentar tersebut merujuk pada karier Paes sebelumnya di kompetisi Amerika Serikat bersama FC Dallas sebelum akhirnya kembali ke Eropa dan bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin 2026.

Menurut Van der Vaart, seorang pemain baru seharusnya lebih fokus menunjukkan performa terbaiknya terlebih dahulu sebelum mengkritik rekan setimnya di depan publik. Ia menilai komentar Paes justru memperburuk suasana di dalam tim.

“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri,” kata Van der Vaart.

Ia juga menilai bahwa pernyataan tersebut secara tidak langsung memberi kesan bahwa Ajax bukanlah sebuah tim yang solid, sesuatu yang menurutnya tidak pantas diucapkan oleh pemain yang belum lama berada di klub.