Berselang empat menit, giliran Maroko U-17 yang menciptakan peluang tapi masih bisa diantisipasi lini pertahanan pemain Les Aigles.
Kemudian di menit ke-69, Mahamoud Barry nyaris saja membawa Timnas Mali U-17 unggul lewat tendangannya yang masih bisa diblok oleh pemain Singa Atlas muda.
Akhirnya skema serangan balik cepat Les Aigles muda membuahkan hasil manis di menit ke-81 lewat tendangan Ibrahim Diarra setelah memanfaatkan bola liar.
Singa Atlas muda nyaris saja mencetak gol penyeimbang lewat tandukan Abdelhamid Ait Boudlal di menit ke-90.
Pasukan Said Chiba itu terus mencoba mencetak gol di sisa waktu yang ada.
Namun mereka gagal merobek jala Mali. Hingga babak kedua berakhir keunggulan Mali tidak berubah. (*)

Tinggalkan Balasan